15 Alat Peracik Kopi dan Cara Pembuatannya

 15 Alat Peracik Kopi dan Cara Pembuatannya 

3d cafe,cafe latte art,ripple maker indonesia,ripple market,coffee printer,coffee latte art,warung kopi,usaha warung kopi,harga coffee maker,mesin kopi murah, harga mesin kopi,perlengkapan kopi, alat alat untuk coffee shop, jual peralatan kedai kopi

 


coffee printer murah - 1. Drip Method (Kopi Tetes)

 

Metode ini disebut juga dengan Filter Method. Sampai saat ini, drip method merupakan cara membuat kopi yang paling populer karena kesederhanaan dan efisiensinya
Cara pembuatan :
Air dituang ke kopi bubuk yang diletakkan di atas kertas saring, menuju ke bejana kopi. Untuk menyeduhnya, cukup panaskan bejana kopi tersebut dan kopi siap disajikan

2. French Press

 

 French Press mempunyai nama lain Plunger atau Cafetiere. Metode French Press mengekstrak paling banyak cita rasa yang terdapat di dalam kopi bubuk dan metode ini merupakan cara kedua yang paling populer. Harga alatnya juga terjangkau dan dapat diperoleh di mana-mana
Cara pembuatan :
Pastikan French Press Coffee Maker dalam keadaan bersih, Tuangkan kopi secukupnya kedalam French Press, Masak air hingga mendidih, diamkan selama 1 menit, Tuangkan air mendidih yang telah didiamkan tersebut kedalam French Press Coffee Maker, Tuangkan air dari teko dengan posisi yang agak tinggi, ini akan menghasilkan gelembung air yang membuat aroma kopi menjadi lebih maksimal, Aduk kopi selama 30 detik s/d 1 menit. Waktu selama ini akan membuat aroma dan rasa kopi menjadi lebih menyatu dan lebih nikmat, Tekan kopi yang telah diaduk menggunakan tutup French Press secara perlahan, Tuangkan ke dalam cangkir secara perlahan dari posisi mendekati cangkir hingga dinaikkan sampai agak tinggi, Nikmati tanpa gula.

3. Turkish Coffee



Disebut juga Arab Method. Cara ini mungkin merupakan asal muasal cara pembuatan kopi pertama kali dan kopi yang dihasilkan juga mempunyai rasa yang sangat kuat dan pekat. Pastinya ngga semua orang akan menyukai kopi jenis ini sih
Cara pembuatan :
Kopi digiling secara manual menggunakan lesung dan alu, atau menggunakan alat penggiling kopi yang disebut kahve deÄŸirmeni, lalu ditaruh di sebuah bejana yang disebut ibrik bersama gula dan air. Kemudian campuran ini dididihkan tiga kali dan dituang ke dalam cangkir

4. Percolator (Penyaring Kopi)



Metode ini umum di temukan sebelum Metode Drip di temukan, namun setelah muncul metode drip, metode ini perlahan di tinggalkan karena metode ini di anggap menghilangkan cita rasa kopi, berbeda dengan metode drip yang tetap menjaga aroma kopi
Cara pembuatan :
agan hanya perlu memasukan gula, kopi dan air dalam alat Percolator yang berbentuk teko tersebut, kemudian didihkan, beberapa alat terbaru menggunakan listrik untuk mendidihkan air, sembari di di didihkan, aduk rata kopi, gula dan air tersebut

5. Espresso

 

Bisa dibilang, mesin espresso adalah salah satu mesin kopi yang paling canggih karena hampir semuanya serba otomatis (misalnya pengaturan suhu), meskipun nggak bisa dipungkiri kalau tangan barista tetap masih menjadi penentu rasa dari secangkir kopi yang dihasilkan


6. Vacuum



Metode yang juga di sebut Syphon Method ini cukup unik dan butuh kesabaran untuk menghasilkan secangkir kopi nikmat tanpa ampas. Harga alat shyphon pun tidak terlalu mahal, hanya berkisar antara 500-600 ribu saja
Cara pembuatan :
Tempatkan bubuk kopi pada tabung bagian atas dan air pada bagian bawah. Air di bagian bawah yang telah di didihkan akan menguap dan masuk ke dalam tabung atas yang berisi kopi melalui selang penghubung antara tabung atas dan tabung bawah, selanjutnya setelah semua air berada di tabung atas, hentikan mendidihkan air dan tunggu air menjadi dingin, selanjutnya agan hanya menunggu air yang berada di tabung atas kembali ke tabung bagian bawah

7. Cold Water Method (Metode Air Dingin)



Kopi dengan cold water method juga umum disebut dengan cold brew coffee (kopi dingin). Cara ini hanya cocok untuk mereka yang sangat sabaaaaaarrrrr menunggu kopinya siap, karena kopi ini harus didiamkan selama kurang lebih 12 jam dulu baru siap disajikan. Konon kabarnya, kopi dingin ini ramah buat kamu yang perutnya sensitif sama asam kopi. Kopi ini bisa disajikan panas, dengan es batu, atau dicampur dengan es dan bahan-bahan lain seperti coklat


8. Neapolitan Flip



Pada dasarnya cara yang di gunakan tidak jauh berbeda dengan Metode Drip dimana sama-sama menggunakan saringan untuk memisahkan ampas kopi. Alat yang di gunakan berbentuk dua buah tabung yang saling berhimpitan, pada bagian tengah terdapat saringan yang nantinya akan menjadi pemisah ampas kopi
Cara pembuatan :
Isi saringan yang berada di antara tabung atas dan tabung bawah dengan bubuk kopi, setelah itu isi dan didihkan air pada tabung bagian bawah, kemudian setelah air mendidih, balikan posisi alat tersebut sehingga air pada tabung bagian bawah akan masuk ke tabung bagian atas melalui saringan yang telah di isi dengan bubuk kopi

9. Single Serve Coffee Machine



Mesin ini cocok untuk mereka yang suka dengan hal-hal praktis. Ngga perlu ribet ngitung takaran kopi bubuk karena kopi bubuknya sudah dikemas di dalam sebuah kemasan yang sesuai dengan takaran untuk membuat secangkir kopi yang disebut dengan coffee pod. Cukup masukkan kemasan tersebut ke dalam mesin kopi dan didihkan seperti cara memakai mesin Espresso


10. Instant Coffee (Kopi Instan)


Kalau ini tentunya cara membuat kopi yang paling familiar untuk kita semua. Gak perlu dijelasin lagi yah
Cara pembuatan :
tinggal beli diwarung beli 2 bonus 1. tinggal buka trs seduh deh pake air panas

11. Vietnam Drip

 

Secara teknis, vietnam drip klasik ini mirip dengan French Press, yakni sama-sama menggunakan efek tekanan untuk mendapatkan seduhan sari kopi. Bedanya, French Press tidak menerapkan sistem tetes melainkan tetap pada wadah yang sama
Cara pembuatan :
Lempeng saringan diletakkan di atas cangkir, kemudian masukkan bubuk kopi yang digiling kasar ke dalam cangkir saringan, kemudian letakkan tamper di atas kopi (bisa dengan menambahkan tekanan sedikit), kemudian tuangkan air panas.
Kopi akan menetes sedikit demi sedikit ke dalam gelas. Jika mengikuti cara Vietnam, sebelum menyeduhkan kopi, di dalam gelas sudah tertuang susu kental manis.

12. Presso



alat pembuat espresso, setidaknya bisa sedikit menyerupai intensitas minuman tersebut yang pressure-nya dihasilkan oleh piston dengan menggerakan lever-nya dari atas ke bawah. Jadi tanpa listrik, ramah lingkungan, harga relatif terjangkau adalah beberapa kelebihan yang dimiliki oleh alat ini Presso
Cara pembuatan :

     Siapkan bubuk, lalu isi ke 'PortaFilter', lalu padatkan dengan 'Tamper Spoon' yang tersedia.
    Pasangkan pada tempatnya dengan mantap agar bubuk kopi yang telah dipadatkan tidak 'membuyar'.
     Isi air panas ke tempatnya dalam posisi lengan tertutup.
    Tarik kedua lengan ke atas dengan perlahan, air akan membasahi permukaan bubuk kopi Anda.
    Tekan kedua lengan kebawah dalam satu gerakan dengan mantap secara seimbang. Gerakan inilah yang akan menghasilkan tekanan.
    Setelah mentok, tahan di posisi itu dengan jemari lainnya, JANGAN MENGENDUR, dan lepaskan tahanan apabila air sudah tidak mengucur.
    Secangkir Espresso siap dinikmati!



Expert Tips :


    Hasil akan lebih baik jika PortaFilter nya panas, cukup celup ke air panas.
    Gunakan kopi bubuk yang masih segar, dan simpan kopi yang belum dipakai dalam sebuah toples yang kedap udara
    Gunakan takaran yang sesuai selera Anda. Cobalah mulai dengan 14 Gr. u/ Double Espresso

    Pada umunya, gunakan air panas yang segar, bersih dan mendidih. Hali ini dapat menghasilkan suhu seduh optimal untuk Espresso 90-95 derajat Celsius
    Isilah air panas sebatas Double Espresso (60ml.)

    . Cobalah untuk mencapai posisi mentok kebawah sebelum 7 detik pertama.
    PRESSO dapat menghasilkan tekanan 5 hingga 10 bar!

    Jangan gunakan kembali (buang) ampas kopi yang telah anda gunakan karena sari-sarinya sudah terperas habis!


13. Moka pot



alat penyeduh kopi yang berasal dari italia, bila agan suka dengan rasa pekat kopi hitam, alat ini bisa dijadikan cara membuat kopi yang mudah

Cara pembuatan :
Air dimasukkan ke dalam bejana penampung air di bagian bawah. Bubuk kopi diletakkan ke dalam saringan, kemudian dikaitkan ke teko di atasnya. Moka pot kemudian diletakkan di atas kompor, sehingga kopi akan naik ke dalam teko karena tekanan.


14. Aeropress



metode Aeropress itu biasanya tidak terjadi Over-Extraction, karena setelah kopi terendam di dalam air sekitar 30-60 detik, kopi tersebut akan langsung ditekan dengan untuk disaring melalui kertas penyaring yang berada di bagian bawah alat tersebut


15. Clever Dripper




Entah siapa yang memberikan nama ini : Clever Dripper  sebagai salah satu alat untuk menyeduh kopi selain sebutan Cone Pour Over karena bentuknya yang kerucut dan menggunakan filter kertas. Apapun julukannya, alat ini merupakan sebuah penggabungan ekstraksi kopi antara pour over dengan french press - coffee printer murah

Artikel ini telah tayang di : http://rumyuningyas.blogspot.com
dengan Judul :    15 Alat Peracik Kopi dan Cara Pembuatannya
Penulis :   Arum Wahyuningtyas

Posting Komentar

0 Komentar